Headlines

Mengenal Sekolah Palu: Membangun Pendidikan Pasca Bencana – https://www.kompas.com/edu/read/2019/02/06/15000051/mengenal-sekolah-palu-membangun-pendidikan-pasca-bencana


Mengenal Sekolah Palu: Membangun Pendidikan Pasca Bencana

Bencana alam yang melanda Palu pada September 2018 telah meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat setempat. Gempa bumi dengan kekuatan 7,5 skala Richter yang diikuti oleh tsunami menghancurkan banyak infrastruktur, termasuk sekolah-sekolah. Namun, di tengah kehancuran tersebut, muncul sebuah inisiatif yang luar biasa untuk membangun kembali pendidikan dan harapan bagi anak-anak Palu. Inilah yang dikenal sebagai “Sekolah Palu”.

Sekolah Palu adalah sebuah proyek sekolah darurat yang didirikan oleh Gerakan Indonesia Mengajar (GIM) bekerja sama dengan Palu Nomadic Education (PNE) dan didukung oleh berbagai pihak. Sekolah ini bertujuan untuk memberikan pendidikan sementara bagi anak-anak yang terdampak bencana, sambil menunggu pemulihan infrastruktur pendidikan yang lebih permanen.

Sekolah Palu didirikan di tenda-tenda darurat yang disediakan sebagai ruang belajar. Tenda-tenda tersebut dipasang di beberapa lokasi terdampak di Palu, seperti di Desa Baru, Desa Tondo, dan Desa Pombewe. Meski sederhana, setiap tenda telah disiapkan dengan fasilitas dasar yang cukup, seperti meja, kursi, dan papan tulis, serta buku-buku dan peralatan belajar lainnya.

Pada Sekolah Palu, para guru yang tergabung dalam GIM berperan sebagai tenaga pengajar. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan rela meninggalkan pekerjaan serta keluarga untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak Palu. Para guru ini berdedikasi tinggi dan berusaha memberikan pengajaran yang terbaik, meskipun dalam keterbatasan fasilitas dan kondisi yang belum sepenuhnya pulih setelah bencana.

Selain memberikan pengajaran akademik, Sekolah Palu juga memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan mental dan pemulihan psikososial anak-anak. Mereka menyadari bahwa anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap dampak traumatis bencana. Oleh karena itu, Sekolah Palu menyediakan berbagai kegiatan dan bimbingan yang bertujuan untuk membantu anak-anak mengatasi trauma dan membangun kembali kepercayaan diri mereka.

Kehadiran Sekolah Palu memberikan harapan baru bagi anak-anak Palu. Mereka kembali bisa mendapatkan pendidikan dan merasakan kehidupan normal seperti sebelum bencana. Sekolah ini juga menjadi tempat bagi mereka untuk bertemu teman-teman sebaya dan membangun hubungan sosial yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Meskipun Sekolah Palu telah memberikan kontribusi yang besar dalam membangun pendidikan pasca bencana, tantangan masih terus ada. Masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan akses ke pendidikan karena keterbatasan fasilitas dan kapasitas sekolah. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat umum sangat diperlukan untuk memperluas jangkauan Sekolah Palu dan memastikan bahwa tidak ada anak yang terabaikan.

Dalam menghadapi tantangan ini, kerjasama dan kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting. Pemerintah harus memberikan prioritas pada pemulihan infrastruktur pendidikan dan memastikan bahwa semua anak memiliki akses yang adil dan merata ke pendidikan. Lembaga swadaya masyarakat dan masyarakat umum juga dapat berperan dalam memberikan bantuan finansial, peralatan sekolah, dan tenaga sukarelawan.

Referensi:
1.
2.
3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *